Minggu, 02 Januari 2011


·     

·     



·     
·    I Love Monday
·     
·     
·     
·     
·     
·     
·     
·     
·     
·     

Haruskah Jujur Bila Tak Lagi Perawan ?

Hilangnya keperawanan secara umum ditandai dengan keluarnya darah pada saat pertama kali berhubungan. Darah yg timbul berasal dari robekan hymen (selaput dara) yang terletak pada mulut liang vagina. Selaput ini sifatnya kurang elastis dibandingkan dengan dinding vagina, sehingga saat pertama kali berhubungan akan mengalami robekan dan mengeluarkan darah.
Sebenarnya seorang laki-laki hanya akan mengetahui keperawanan pasangannya dari darah yang keluar saat pertama kali berhubungan. Namun perlu diingat bahwa tidak semua wanita mengalami robekan selaput dara saat pertama kali berhubungan, ada beberapa yang robek pada hubungan kedua, ketiga, dan seterusnya, bahkan ada juga yang tidak mengalami robekan selaput dara.
Tidak ada sensasi khusus pada laki-laki yang menjadi tanda bahwa pasangannya sudah pernah melakukan hubungan seksual. Namun perlu Anda ketahui bahwa kunci sukses dari sebuah pernikahan adalah adanya keterbukaan antar suami istri. Sehingga seandainya memang dia mencintai Anda maka dia akan menerima Anda dengan segala masa lalu Anda. Sehingga lebih baik jika Anda bersikap terbuka dengan pasangan Anda mengenai masa lalu Anda

Berhenti Menggigit Kuku

ENTAH mengapa, masih banyak orang melanjutkan kebiasaan menggigiti kuku tangannya hingga dewasa.
Padahal, menurut penelitian, kebiasaan buruk menggigiti kuku jari, bisa merusak inteligensi atau kemampuan intelektual anak-anak.
Para peneliti Rusia menyatakan anak-anak yang rajin mengunyah kuku tangannya, berisiko besar mengalami keracunan timah. Mengapa bisa terjadi? Timah dengan mudah menumpuk di bawah kuku, ketika anak-anak bermain di tempat berdebu, baik itu di dalam rumah maupun di luar rumah.
Telah lama diketahui, paparan timah pada tubuh manusia punya kontribusi besar terhadap problem perkembangan anak-anak. Penelitian yang dilakukan sebelumnya, menunjukkan timah bisa menyebabkan kerusakan sistem saraf.
Timah, dengan gampang ditemui di dalam tanah dan debu. Kadang-kadang bisa dijumpai pula pada buah-buahan atau sayuran yang tidak dicuci dengan baik. Itulah mengapa di dalam tubuh anak-anak sering dijumpai bahan-bahan kimia dalam kadar cukup tinggi.
Selain anak-anak yang suka menggigiti kuku, kaum lelaki yang bekerja sebagai tukang patri, tukang ledeng, tukang cat, dan bekerja di lingkungan percetakan, berisiko pula terpapar timah di tempat kerjanya.
Para peneliti dari Ural Regional Center for Enviromental Epidemiology, Ekaterinburg melakukan penelitian terhadap anak-anak yang tinggal di beberapa kota di wilayah Ural. Mereka menemukan 2 dari 3 anak-anak di tempat tersebut memiliki kadar timah cukup tinggi dalam tubuhnya.
Tinggi rendahnya kadar timah bervariasi, tergantung apakah anak-anak itu tinggal di rumah yang terletak di pinggir jalan besar dan berdebu ataukah mereka punya kebiasaan bermain dengan tanah, salju atau cat.
Namun, satu hal pasti, terdapat kaitan erat antara tingginya kadar timah dalam tubuh anak-anak itu dengan kebiasaan mereka menggigiti kukunya. Sebanyak 69 persen anak perempuan, dan 62 persen anak laki-laki yang dilibatkan dalam penelitian ini memiliki kebiasaan menggigiti kukunya, atau benda-benda lain seperti pensil.

Multiple Orgasm ! Memungkinkan Ga ?

Tahan lama. Sensasi itulah yang paling dicari oleh pria dalam melakukan hubungan seks. Malah, kalau bisa, dapat ejakulasi sampai berkali-kali. Biar kepuasan dapat tercapai secara maksimal. Namun, sebagaimana kodrat pada umumnya, seorang laki-laki paling-paling hanya bisa sekali orgasme. Setelah itu, mereka pun akan loyo. Sudah tidak bisa “berdiri” lagi dan imposible melakukan hubungan seks.
Kalau pasangan atau sang istri sudah mengalami ejakulasi sebelum suaminya, kebanyakan tidaklah menjadi masalah. Tapi, bila sebaliknya, bisa ditebak apa yang akan terjadi selanjutnya. Istri akan uring-uringan, tidak terpuaskan, dan akhirnya bisa berujung pada hubungan yang tidak harmonis. Bahkan bisa berujung pada keretakan rumah tangga. Hal lain yang paling ditakutkan oleh semua laki-laki adalah ketika tidak memiliki kemampuan mencapai atau mempertahankan ereksi (ketegangan) penis untuk berhubungan intim dalam jangka waktu tertentu. Atau yang lebih dikenal dengan ejakulasi dini.
Bila mengalami hal tersebut, dunia sepertinya sudah “runtuh” dan jangan harap masih memiliki kepercayaan diri. Sehingga seringkali pria yang mengalaminya mengalami trauma dan takut melakukan hubungan seksual.
Menurut beberapa ahli, tersebut beberapa faktor penyebab laki-laki mengalami ejakulasi dini:
1. Efek samping NAPZA atau obat-obatan
2. Gangguan psikologi (stres)
3. Kebiasan mengonsumsi alkohol & rokok
4. Penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kerusakan ginjal, dan penyakit hati.
5. Akibat cidera, kerusakan oragan bagian luar dan dalam serta pembedahan.
6. Kecelakaan yang mengakibatkan cidera saraf atau gangguan peredaran darah ke penis.
Untuk menghindari ejakulasi dini dan memperpanjang masa ejakulasinya atau biar tahan lama, banyak yang mengonsumsi telur setengah matang dan madu atau menelan “obat kuat” yang banyak dijual bebas. Sebagai pilihan, bisa juga meminum produk dengan nama 1E2O (1 Erection 2 Orgasm). Produk asal Malaysia ini telah dibuktikan keberhasilannya oleh Bagian Fisiologi Fakultas Perobatan Universitas Malaya dan dinyatakan aman dikonsumsi.
Kandungan utama dari 1E2O adalah akar INS Wheatgrass dan madu. INS Wheatgrass ditanam dalam lingkungan steril dan menggunakan teknik penanaman aeroponik organik tertutup (IOAC). Wheatgrass dan madu memiliki beberapa keunggulan yang bermanfaat dalam meningkatkan kegiatan seks laki-laki.
Akar Wheatgrass yang kaya dengan asam amino dan mineral mengandung Arginine (memainkan peranan dalam memulihkan masalah hubungan intim dan penghasil sperma) dan Tyrosine (unsur penting hormin tiroid yang mengatur peredaran darah dan penghasil hormon seks). Sedangkan madu yang merupakan makanan alami dan dikenal sebagai “susu untuk orang dewasa”, kaya akan mineral, vitamin, dan lemak yang diperlukan oleh tubuh manusia. Madu memainkan peranan penting dalam sistem reproduksi pada laki-laki.
Selain itu, madu juga mengandung Zink (untuk meningkatkan fungsi sistem pembiakan laki-laki), Vitamin E dan C (membantu dalam mengatur fungsi gonad-kelenjar yang menghasilkan gamet;ovarium atau testis- kenaikan hormon seks dan aktivitas gonad serta daya tahan tubuh), dan Kalsium (merangsang kematangan sperma, membantu dalam peningkatan reproduksi pada laki-laki).
Tanpa Efek Samping
Berbeda dengan produk lainnya, 1E2O tidak memiliki efek samping. Kandungan yang ada di dalamnya merupakan produk alami sehingga sympton atau gejala seperti, sakit kepala, pusing, masalah pencernaan, diare, dan lainnya tidak akan terjadi.Melalui bioteknologi, produk akan diproses ke dalam mikro molekul sehingga nutrisi (zat gizi) mudah diserap tubuh sehingga memberikan efek samping yang cepat. Cara konsumsinya diminum 1 bungkus, kecuali yang berusia di bawah 40 tahun cukup ½ bungkus. Reaksinya akan muncul beberapa jam kemudian. Ngga percaya? Coba aja.
Sumber: CBN

ANDA DISFUNGSI EREKSI ?

DISFUNGSI EREKSI (DE) menurut Prof. DR. Dr. Wimpie Pangkahila, Sp.And., pakar andrologi dan seksologi dari Universitas Udayana, Bali, adalah ketidakmampuan mencapai dan mempertahankan ereksi penis yang cukup untuk melakukan hubungan seksual dengan baik. Bisa saja seseorang mampu ereksi, tetapi ketika melakukan penetrasi, ereksinya hilang.
Ketidakmampuan tersebut bersifat menetap, paling tidak dalam waktu tiga bulan. Jika gangguan ereksi hanya terjadi satu atau dua kali, apalagi tidak dalam rentang waktu yang panjang, gangguan tersebut tidak termasuk disfungsi ereksi.
Di seluruh dunia, kata Dr John Dean, Sekretaris Jenderal Masyarakat Kesehatan Seksual Eropa, 16 persen laki-laki berusia 20-75 tahun mengalami gangguan ereksi. Itu berarti sekitar 152 juta laki-laki mengalami gangguan ereksi. “Diprediksi prevalensi itu meningkat menjadi 322 juta orang di tahun 2025,” ujar Dean.
Ada cara sederhana untuk memastikan apakah seseorang mengalami DE, yaitu dengan menjawab lima pertanyaan berikut ini, yang sebetulnya merupakan petikan dari 15 pertanyaan dalam International Index of Erectile Function (IIEF).
Bila Anda ingin mengetahui apakah fungsi ereksi Anda atau pasangan Anda normal atau tidak, jawablah kuesioner di bawah ini. Pilih salah satu jawaban dan tuliskan angkanya di dalam kurung.
Selama tiga bulan terakhir:
1. Seberapa sering Anda mencapai ereksi selama melakukan aktivitas seksual?
[    ] 1. Hampir tidak pernah atau tidak pernah
[    ] 2. Sesekali (kurang dari 50 persen)
[    ] 3. Kadang-kadang (sekitar 50 persen)
[    ] 4. Sering (lebih dari 50 persen)
[    ] 5. Hampir selalu atau selalu
2.  Ketika Anda mengalami ereksi setelah menerima rangsangan seksual, seberapa sering penis Anda cukup keras untuk dapat masuk ke dalam vagina pasangan Anda?
[    ] 1. Hampir tidak pernah atau tidak pernah
[    ] 2. Sesekali (kurang dari 50 persen)
[    ] 3. Kadang-kadang (sekitar 50 persen)
[    ] 4. Sering (lebih dari 50 persen)
[    ] 5. Hampir selalu atau selalu
3.  Ketika Anda melakukan hubungan seksual, seberapa sering penis Anda dapat masuk ke dalam vagina pasangan?
[    ] 1. Hampir tidak pernah atau tidak pernah
[    ] 2. Sesekali (kurang dari 50 persen)
[    ] 3. Kadang-kadang (sekitar 50 persen)
[    ] 4. Sering (lebih dari 50 persen)
[    ]  5. Hampir selalu atau selalu
4.  Selama melakukan hubungan seksual, seberapa sering Anda dapat mempertahankan ereksi setelah penis masuk ke dalam vagina pasangan?
[    ] 1. Hampir tidak pernah atau tidak pernah
[    ] 2. Sesekali (kurang dari 50 persen)
[    ] 3. Kadang-kadang (sekitar 50 persen)
[    ] 4. Sering (lebih dari 50 persen)
[    ] 5. Hampir selalu atau selalu
5.  Selama melakukan hubungan seksual, seberapa sulit Anda mempertahankan ereksi untuk menyelesaikan hubungan seksual?
[    ] 1. Sangat sulit sekali
[    ] 2. Sangat sulit
[    ] 3. Sulit
[    ] 4. Agak sulit
[    ] 5. Tidak sulit
Nilai yang didapat kemudian dijumlahkan untuk mendapatkan nilai intensitas disfungsi ereksi (Erectile Dysfunction Intensity Scala). Berdasarkan jumlah nilai, didapat klasifikasi berat ringannya disfungsi ereksi (DE) sebagai berikut:
Nilai 5-10   =  DE berat
Nilai 11-15 =  DE sedang
Nilai 16-20 =  DE ringan
Nilai 21-25 =  berarti fungsi ereksi normal.
Kalau Anda mendapatkan nilai fungsi ereksi tidak normal, tak perlu buang waktu untuk cemas atau panik. Namun, jangan pula membiarkannya begitu saja sampai berlarut-larut karena akan mendatangkan masalah yang semakin berat bagi keharmonisan hubungan suami istri.
Jangan pula kemudian berupaya dengan cara yang tidak benar, dengan mencari pertolongan kepada orang atau lembaga yang tidak ahli di bidangnya. Sebaiknya Anda segera menghubungi dokter ahli seksologi dan andrologi untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.(kompas)

Hati-hati, Tirai Mandi Bisa Menyebabkan Kematian !

iasa dipakai sebagai tirai bath tub atau shower Anda ternyata berbahaya bagi kesehatan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tirai mandi dapat menyebabkan kematian.
Pusat kesehatan Virginia, Amerika Serikat menemukan bahwa tirai kamar mandi yang terbuat dari plastik mengandung racun yang dapat membahayakan paru-paru, sistem syaraf, hati dan ginjal.Ternyata, aroma yang keluar dari tirai kamar mandi itu yang berbahaya, seperti kutip dari Health24, Selasa (17/6/2008). Tirai kamar mandi yang terbuat dari bahan plastik Polyvinyl chloride (PVC) akan mengeluarkan aroma ketika masih baru. Dan akan berbahaya jika seeorang menghirup aroma tersebut.
Lalu bagaimana mengatasinya? Dr Joel Forman dari Mount Sinai Medical School, memberi saran agar konsumen menggantung tirai mandi baru itu terlebih dahulu di udara terbuka hingga aromanya hilang, kemudian baru menggunakannya.(copyright detik)

MANFAAT BUAH APEL

Sejarah apel ternyata setua sejarah umat manusia. Buah berwarna merah menggoda inilah yang membuat Adam dan Hawa terusir dan Taman Firdaus. Mitologi Yunani mencatat pula bahwa buah apel adalah penyebab terjadinya perang Troya. Konon Paris menyulut kecemburuan para dewa dengan mempersembahkan apel kepada dewi cinta Aphrodite, sehingga terjadilah perang Troya yang terkenal itu. Apel juga memberi inspirasi bagi sejumlah orang terkenal di dunia. Sir Isaac Newton menemukan teori gravitasi setelah melihat buah apel yang terjatuh dari pohon. Steve Jobs memilih apel sebagai sebuah merek komputer terkenal di dunia. Di Indonesia, di sekitar tahun 80-an, penyanyi Anita Sarawak pernah sukses mempopulerkan lagu “Tragedi Buah Apel”.
Penampilan buah yang ranum, renyah, dan berwarna merah ini mungkin membuat apel menjadi pesona tersendiri bagi manusia selama berabad-abad. Pesona merah dan ranum ini sering pula dikaitkan dengan sensualitas seperti Aphrodite. Oleh karenanya, pada zaman dulu sari buah apel sering digunakan untuk penyegar dan stimulan dalam bercinta. Sayangnya, belum ada penelitian yang mengumumkan benar tidaknya khasiat apel sebagai ramuan stimulan dalam bercinta.
Namun, apel telah terbukti bermanfaat untuk wanita usia menopause. Menurut penelitian US Apple Association pada tahun 1992, diberitakan bahwa apel mengandung boron yang membantu tubuh wanita mempertahankan kadar estrogen pada saat menopause. Gangguan penyakit pada saat menopause, seperti ancaman penyakit jantung dan kekeroposan tulang karena kurangnya hormon estrogen, bisa dicegah dengan boron yang terkandung dalam apel.

Flavonoid Tertinggi

Telah banyak penelitian mengungkapkan bahwa apel, seperti buah-buahan lain, kaya akan serat, fitokimia, dan flavonoid. Hanya saja, menurut Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, apel paling banyak mengandung flavonoid dibandingkan dengan buah-buahan lain.
Zat ini, menurut laporan tersebut, mampu menurunkan risiko kena penyakit kanker paru-paru sampai 50 persen. Selain itu ada kabar baik untuk kaum pria. Hasil penelitian Mayo Clinic di Amerika Serikat pada tahun 2001 membuktikan bahwa quacertin, sejenis flavonoid yang terkandung dalam apel, dapat membantu mencegah pertumbuhan sel kanker prostat.
Fitokimia di dalam apel akan berfungsi sebagal antioksidan yang melawan kolesterol jahat (LDL, Low Density Lipoprotein), yang potensial menyumbat pembuluh darah. Antioksidan akan mencegah kerusakan sel-sel atau jaringan pembuluh darah. Pada saat bersamaan, antioksidan akan meningkatkan kolesterol baik (HDL, High Density Lipoprotein), yang bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah.
Tidak hanya itu, kandungan pektin (serat larut yang dikandung buah-buahan dan sayuran), telah diteliti dan terbukti menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Secara spesilik pada sebuah penelitian awal, terbukti bahwa dalam apel ditemukan asam D-glucaric yang berinanfaat mengatur kadar kolesterol. Disebutkan dalam penelitian tersebut, jenis asam ini mampu mengurangi kolesterol sampai 35 persen.
Kadar kolesterol yang terjaga dan zat antioksidan akan melindungi tubuh dari serangan jantung dan stroke. Ini terbukti pada sebuah studi di Finlandia tahun 1996, bahwa orang yang pola makannya mengandung fitokimia, berisiko rendah untuk kena penyakit jantung. Penelitian lain, sebagaimana dikutip the British Medical Journal mengungkapkan bahwa apel juga mencegah terjadinya stroke.
Zat fitokimia yang terdapat pada kulit apel ini, menurut sebuah penelitian di Cornell University Amerika Serikat, bermanfaat menghambat pertumbuhan sel kanker usus sebesar 43 persen. Fitokimia dan flavonoid secara bersama-sama dilaporkan juga menurunkan jumlah kejadian kanker paru-paru.
Sementara itu, sebuah penelitian lain di Welsh, Inggris, menunjukkan bahwa konsumsi buah apel secara teratur akan membuat paru-paru berfungsi lebih baik. Para peneliti yakin fungsi pernapasan akan lebih baik karena kandungan fitokimia di dalam apel meredam efek negatif oksidan yang merusak organ tubuh.

Redakan Diare

Kandungan serat apel ternyata terhitung tinggi, sebesar lima gram untuk setiap buah berukuran sedang. Jumlah ini lebih tinggi daripada kandungan serat pada kebanyakan produk sereal. Serat ini bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan menurunkan berat badan.
Buah ini hampir tanpa lemak dan kolesterol, sehingga cocok dimasukkan sebagai menu orang yang sedang berdiet. Keluhan seperti sembelit pada orang diet, tidak akan terjadi bila orang tersebut memasukan apel sebagai bagian dari menunya.
Meski bermanfaat mengatasi sembelit, buah apel juga punya khasiat meredakan diare. Ini menurut Miriam Polunnin dalam bukunya “Healing Foods”. Menurut buku tersebut, apel sangat bermanfaat untuk pencernaan.
Penelitian Konowalchuck J pada tahun 1978 mempublikasikan manfaat lain apel. Konowalchuck menyebutkan bahwa sari buah apel terbukti ampuh melawan berbagai serangan infeksi virus. Dengan sari apel, stamina dan kekebalan tubuh akan menjadi lebih baik. Kondisi ini bisa menghindarkan tubuh dari serangan virus, terlebih pada saat pergantian musim seperti sekarang ini.
Di samping kandungan zat-zat yang telah disebutkan di atas. Apel juga mengandung tannin berkonsentrasi tinggi. Tannin ini, seperti ditulis “Jurnal American Dental Association” pada tahun 1998, mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi yang disebabkan oleh tumpukan plak. Tidak hanya itu, tannin juga berfungsi mencegab infeksi saluran kencing dan menurunkan risiko penyakit jantung.(masciput)

Otak Besar Tak Selalu Jenius

Ukuran yang besar belum tentu berarti segalanya saat kita membicarakan tentang evolusi otak. Itu yang dikatakan oleh para ahli.
Dari hasil riset di Inggris, seperti yang dilansir dari BBC, Selasa (11/06/08) meningkatnya kompleksitas hubungan antara sel-sel otak bisa jadi merupakan dorongan terbesar evolusi tersebut. Hasil penelitian tentang sifat dasar otak menemukan perbedaan yang mendasar antara saluran penghubung otak mamalia, serangga, dan makhluk hidup bersel satu.
Perubahan yang terjadi selama jutaan tahun itulah yang lebih penting daripada ukuran otak.
Nenek moyang kita di zaman prasejarah, seperti Homo Erectus, memiliki ukuran otak yang jauh lebih kecil daripada manusia modern. Bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa ukuran otak manusia mengalami sebuah evolusi yang bermanfaat. Namun evolusi ini juga cukup mengundang resiko yang merugikan, terutama resiko selama melahirkan anak karena jumlah energi yang dibutuhkan agar otak tersebut terus membesar juga meningkat.
Meskipun begitu, riset dari Institute Sanger di Cambridge dan Universitas Keele dan Edinburgh menunjukkan sesuatu yang lain. Mereka mengatakan bahwa kunci evolusi tersebut bisa jadi bersandar pada hal yang lebih besar daripada sekedar peningkatan jumlah sel otak.
Saat melihat bagian sinapsis, yaitu penghubung antara sel-sel sistem syaraf, dengan lebih mendalam pada
jamur bersel satu, lalat buah, dan tikus, ternyata mereka menunjukkan tiga tahap evolusi hidup yang berbeda.
Untuk informasi, terdapat 600 protein yang ditemukan di dalam sinapsis mamalia. Namun yang mengejutkan, hanya separuhnya yang ditemukan pada lalat buah, dan hanya 25% pada sel jamur yang tidak punya otak tersebut.
Karena itu, mereka berpendapat bahwa kemajuan besar di dalam evolusi, dari sel tunggal menjadi sel banyak, dan perubahan antara invertebrata dan vertebrata memang dipengaruhi oleh perubahan kompleksitas sinapsis yang begitu cepat.
“Ukuran memang bukan segalanya, ikan paus dan gajah saja memiliki otak yang lebih besar dari manusia. Riset terbaru ini menunjukkan bahwa kita dapat lebih banyak mempelajari bagaimana cara sinapsis bekerja untuk memperbaiki pemahaman kita akan kompleksitas otak.”
Namun memang benar saat kita membicarakan tentang intelijen, bagian otak manusia yang memang lebih besar itu yang memberikan perbedaan,” kata Dr Hugo Spiers, ahli sel otak dari University College London. (kapanlagi.com)

Seks Sehat Berkat Detoks

Hidup di daerah perkotaan yang penuh polusi membuat kita sulit hidup sehat, misalnya sering konsumsi junk food, gaya hidup tidak sehat: malas berolahraga, sering bergadang, minum alkohol, dan stres. Dan kita baru sadar ketika tubuh tak beres: sering sakit kepala, sering diare, leher dan punggung kaku,dll. Itu suatu pertanda bahwa tubuh kita sudah penuh racun.
Bagaimana dengan aktivitas seks? Pasti ada faktor diatas yang juga turut mempengaruhinya. Namun, sebelum jauh mengetahui mengenai detok terhadap aktivitas seks, mari kita telaan Proses Detoks tersebut.
Proses detoksifikasi ( sering disingkat detoks ) di dalam tubuh kita dikerjakan oleh 5 organ utama yaitu: hati, ginjal, usus besar, paru-paru, dan kulit. Hati meruapakan organ pertama yang menyaring dan membuang zat-zat racun di dalam darah. Sedangkan keempat organ lainnya bertindak sebagai ’agen’ pengaman racun yang akan memasuki jaringan tubuh. Begitulah setiap saat tubuh bekerja non-stop melakukan detoks.
Sementara istilah ¨sex detox¨ mungkin belum begitu akrab di telinga. Namun, dua kata ini dapat diartikan dengan sederhana, yakni menghentikan aktivitas seksual selama kurun waktu tertentu untuk memperbaiki kualitas kehidupan seksual Anda.
Ian Kerner, dalam buku barunya berjudul Sex Detox, mengatakan bahwa untuk menggapai kepuasan yang lebih baik, terkadang seseorang harus melupakan aktivitas seksual untuk sesaat. Puasa seks dapat dilakukan hingga 30 hari lamanya. Upaya ini dapat membantu memperbarui hubungan setiap pasangan dan mengembalikan gairah seksual yang sempat padam.
Metode Detoks dikombinasikan dengan Seks Detoks
Puasa merupakan metode detoks yang paling sempurna dan sudah dilakukan oleh organ-organ dari berbagai agama maupun budaya. Berpuasa artinya kita mengurangi frekuensi mengunyah dan mengurangi makanan yang masuk ke dalam tubuh, sehingga organ-organ pendetoks pun bisa beristirahat. Hampir semua detoks di mulai dengan puasa, baik dengan mengonsumsi hanya satu jenis makanan ( mono diet) atau cairan tertentu.
Faktor Makanan
Hal penting dalam progam detox adalah menjaga keseimbangan asam-basa pada tubuh. Jika anda tergolong sering mengonsumsi junk food, obat-obatan, alkohol atau minuman bersoda, maka tubuh cenderung bersifat asam-kondisi ini mudah menyerang sendi, otot,organ,dan kelenjar yang menyebabkan disfungsi organ, yang bisa membuat tubuh mudah jatuh sakit.
Agar asam-basa dalam tubuh seimbang, disarankan untuk banyak mengonsumsi buah dan sayuran. Menurut penelitian pakar kanker dan gizi, ada 3 kelompok makanan hebat yang telah terbukti secara ilmiah sangat efektif dalam proses detoks, yaitu cruciferare (brokoli dan selada air), allium (bawang putih, bawang bombay), dan leguminosae (kelompok kacang-kacangan termasuk:kacang kedelai, kacang tanah, buncis ).
Selain itu, dari kelompok buah-buahan yang juga disarankan antara lain: apel, anggur, tomat, dan wortel. Bagi anda yang cenderung mengidap hipoglikemia ( kadar gula dalam darah rendah) akan lebih efektif melakukan detoks dengan one diet, yaitu mengonsumsi satu jenis buah tertentu, misalnya apel, pepaya, wortel, atau seledri.
Kebutuhan Seks Detoks
Terkadang, Anda harus melupakan seks sementara waktu untuk memahami masalah yang mungkin menghantui dan mengganggu keharmonisan Anda. Jika anda melakukan seks hanya sekadar menuntaskan kewajiban, melakukan orgasme semu, atau gairah menurun karena merasa tidak tertarik, detoks dapat membantu dalam memecahkan masalah dan menelusuri apa yang tengah terjadi dengan Anda.
Cara melakukan Seks Detoks
Setiap hari selama 30 hari ¨berpuasa¨, Anda harus melakukan aktivitas yang berbeda, membaca, atau merenung untuk mengeksplorasi banyak hal yang memengaruhi kehidupan seks Anda. Anda mungkin bisa melihat foto-foto kenangan keluarga untuk mempelajari bagaimana pengaruh ini berperan di masa kanak-kanak atau Anda juga bisa memeriksakan kesehatan Anda secara keseluruhan. Idealnya, detoks dilakukan suami dan istri bersamaan, namun Anda juga dapat melakukannya sendiri. Terkadang bila detoks ini memberi pengaruh positif, pasangan Anda juga akan mengikutinya.
Ahli seks RSU dr Soetomo Surabaya, dr Susanto Suyaatmadja SpAnD(K) mengatakan saat berpuasa justru banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan. Puasa dapat meningkatkan fungsi organ reproduksi, menyeimbangkan kadar asam dan basa dalam tubuh serta meningkatkan fungsi organ tubuh. Selain itu, puasa juga memberikan kesempatan bagi alat pencernaan untuk beristirahat, membebaskan tubuh dari racun, kotoran dan ampas yang bisa merusak kesehatan.
Pandangan Lain
Dr Eliyaho Levitas, ilmuwan yang mengepalai penelitian dan mempresentasikan hasil penelitiannya dalam sebuah konferensi kesuburan di Denmark, pernah melakukan penelitian yang mengatakan bahwa tidak melakukan aktivitas seks dalam jangka waktu lama justru akan mengurangi kualitas sperma, terutama jika mereka termasuk pria dengan jumlah sperma rendah. Penelitian ini sendiri dilakukan di Soroka University Hospital dengan sample sekitar 1800 sample sperma yang diambil dari 900 pria. Studi ini menyebutkan bahwa tidak melakukan hubungan seksual selama satu hari dinilai paling baik untuk kesehatan kualitas sperma pria.
Berpantang seks selama dua hari atau lebih untuk pria dengan jumlah sperma rendah justru akan mengurangi pergerakan sperma (kelincahan sperma berenang menuju sel telur) dan ukuran acrosome index-nya yang menunjukkan kuantitas sperma menembus sel telur. Sedangkan untuk pria dengan jumlah sperma normal, penurunan pergerakan (kelincahan) sperma menuju sel telur terjadi setelah berpantang seks selama 11 hari, dan ukuran acrosome index-nya menunjukkan penurunan ketitik terendah setelah lima hari ‘absen’ seks.
Pilihan Ada pada Anda
Anda akan mendapat pemahaman dan pengetahuan lebih luas mengenai apa yang terjadi dalam kehidupan seksual dan bagaimana pengaruhnya terhadap hubungan Anda dan sebaliknya. Perasaan Anda akan merasa lebih tersambung dan siap untuk berkomunikasi dengan pasangan. Kalaupun Anda tak mampu menahan gairah selama 30 hari penuh, pelanggaran mungkin akan membuat seks justru menjadi lebih hot, dan hasilnya tidak akan terlalu buruk. Anda ingin melakukannya ?